You are currently browsing the category archive for the 'Paspor' category.

paspor.jpegSuatu praktek akal-akalan sederhana dari pihak pegawai di bandara membuat saya sedikit kesal saat hendak menuju ke counter imigrasi beberapa hari yang lalu. Ini kali pertama buat saya melakukan penerbangan ke luar negeri melalui kota lain selain Jakarta. Prosedur yang harus dilakukan seharusnya sama, saya pikir.

Menuju ke counter bebas fiskal, saya segera minta formulir dari petugas di dalam ruangan tersebut satu lembar. Beberapa meter dari depan counter seorang bapak sepertinya menawarkan jasa fotokopi paspor saya. Pada awalnya saya tidak menanggapinya karena kedengaran aneh ada orang menawarkan jasa fotokopi di bandara. Ketika saya selesai mengisi formulir tersebut dan kembali ke depan counter bebas fiskal, di situ saya baru mengerti. Tertulis jelas di kertas yang ditempelkan di depan kaca counter bahwa penumpang yang ingin mengajukan bebas fiskal harus membawa fotokopi paspor.

Saya lirik di dalam ruangan petugas memang tidak kelihatan sebuah mesin fotokopi, mungkin terletak agak ke dalam. Tapi tidak ada ruangan yang tertutup ternyata. Kembali bapak tadi menawarkan jasa fotokopi ke saya. Dengan terbatasnya waktu untuk boarding dan rekan yang ikut menunggu, saya mengurungkan niat untuk ‘raise up’ keadaan itu. Akhirnya saya turuti penawaran itu dengan mengikutinya ke suatu ruangan yang dia sebut ruangan sekuriti.

Read the rest of this entry »