water.jpgKira-kira sudah sekitar satu tahun aturan ini berlaku di seluruh penerbangan baik domestik maupun internasional. Kita tidak diijinkan membawa cairan, lotion atau jenis air minum apapun ke dalam kabin pesawat apabila melebihi 200ml. Apabila itu tidak bisa dihindari maka cairan itu harus disegel di hadapan petugas boarding.

Bertambah lagi peraturan naik pesawat. Dari handphone, alat elektronik, benda tajam dan sekarang cairan. Larangan yang lain bagi saya masih terdengar wajar akan tetapi cairan? Saya pernah membawa sebotol air minum mineral bahkan yang masih segel baru beli dari warung. Petugas dengan galaknya menyuruh saya mengeluarkan botol tersebut. Karena memang waktu itu saya ngotot, tetapi di boarding room mereka yang punya kuasa.

Aturan ini jelas dikeluarkan waktu itu setelah ditahannya orang yang mencoba membawa bom dalam bentuk cairan. Saya lupa di mana waktu itu diberitakan. Lalu kalau anda membawa botol obat, misalnya obat batuk cair atau sabun cair bagaimana?

Iya, apabila jumlah total tidak melebihi 200ml, yang saya tahu masih diijinkan. Jadi sebaiknya jika anda bermaksud membawa makanan dan minuman misalnya madu, inuman kaleng atau lainnya lebih baik diletakkan di dalam kopor bagasi.

Yang saya masih tidak mengerti, seberapa literpun anda membawa ‘cairan’ yang dibeli dari toko minuman di dalam bandara tidak akan discreening. Pada beberapa bandara tertentu kita bisa menemukan toko minuman setelah screening.