luggage-conveyor.jpg

Seringkali kita mendengar dan membaca berita tentang rusaknya tas bagasi penumpang dan barang hilang dari tas bagasi di bandara di Indonesia. Walaupun sudah ada beberapa orang yang tertangkap namun hal ini masih mengkuatirkan kita sebagai penumpang pada saat memasukkan tas ke ruang bagasi waktu check-in. Satu hal yang secara tidak langsung ‘membantu’ hal ini terjadi adalah sistem pengiriman bagasi dari badan pesawat menuju ruang pengambilan bagasi pada area kedatangan penumpang.

Baik itu penerbangan domestik maupun penerbangan internasional, yang saya lihat dan perhatikan di beberapa bandara di Indonesia adalah sama. Bagasi yang telah diturunkan dari pesawat menuju conveyor yang menghantarkan tas penumpang tidak ada sistem balik. Maksudnya tas bagasi yang telah melewati satu putaran conveyor kembali ke bagian belakang bandara yang tidak terlihat oleh penumpang.

Tas tersebut tidak sempat terambil oleh penumpang mungkin karena dia harus menunggu antrian di counter imigrasi sehingga ketika tasnya melewati conveyor belt tidak terambil dan masuk kembali ke ruang belakang.

Kesempatan ini mungkin bisa saja digunakan oleh petugas dalam yang nakal untuk melakukan tindakan kejahatan. Ketika melihat tas tersebut kembali mereka akan tahu bahwa pemiliknya belum sampai ke area pengambilan bagasi. Saya jadi mengerti sekarang mengapa para penumpang, terutama yang baru tiba dari luar negeri selalu tergesa-geas menuju counter imigrasi. Mungkin karena mereka ingin segera mengambil tas bagasi agar kemungkinan kembali ke belakang tanpa pengawasan tidak terjadi.

Cobalah lihat di beberapa bandara milik negara lain yang memiliki sistem berbeda. Dan ini salah satu hal yang bisa membuat para penumpang merasa tenang dan nyaman. Mereka tidak terlihat terburu-buru di depan antrian imigrasi.

Conveyor bagasi didesain sedemikian rupa sehingga tas yang telah keluar dari area belakang bandara tidak lagi kembali akan tetapi tinggal tetap di area pengambilan bagasi hingga tidak ada lagi penumpang yang tinggal. Apabila ada bagasi yang tidak terambil oleh penumpang akan disimpan di tempat yang aman oleh petugas airline. Dan pada kenyataannya memang itu lebih baik.

Untuk kenyamanan, disarankan anda selalu mengunci tas bagasi dan buatlah satu ikatan agar ‘zipper’nya tidak bisa digerakkan. Di bandara ada layanan untuk membungkus tas bagasi dengan plastik wrapper, pakailah jasa ini apabila anda ingin benar-benar nyaman sepanjang perjalanan walaupun berbiaya agak mahal.

Isi semua formulir tentang keimigrasian di dalam pesawat sehingga waktu mengantri tidak terbuang waktu mengisi formulir tersebut.