venezuela-map.jpgSebuah kecelakaan pesawat yang menewaskan seluruh penumpangnya terjadi di Venezuela pada 22 Februari 2008 yang lalu. Pesawat dengan nomor penerbangan 518 tersebut tinggal landas dari Merida, Venezuela (500km dari Caracas ibukota Venezuela) dengan membawa 42 penumpang dan 4 orang crew pesawat. Merida merupakan sebuah kota pegunungan. Menurut direktur pertahanan nasional setempat kecelakaan pesawat diduga karena menabrak gunung pada ketinggian sekitar 4.750 m di atas permukaan laut.

Polisi setempat juga melaporkan lokasi kecelakaan yang tepatnya berada di Paramo de Mucuchies dekat Laguna de la Perlada di sebelah barat daya Merida. Penduduk mendengar suara ledakan yang sangat keras beberapa saat setelah penerbangan 518 yang dioperasikan oleh Santa barbara Airlines dilaporkan hilang. Sampai saat ini belum dijelaskan secara resmi penyebab kecelakaan.

Penerbangan tersebut menggunakan pesawat terbang jenis ATR 42-300 yang menggunakan baling-baling. Jorge Alvarez, presiden penerbangan Santa Barbara Airlines menyatakan bahwa pesawat yang telah berusia 20 tahun tersebut berada dalam kondisi perawatan yang baik dan tidak ada masalah teknis. Dan pilot yang telah memiliki jam terbang hampir 8 tahun dipercaya memiliki kompetensi yang tinggi dan dalam kesehatan yang baik.

atr42_3oo.jpg

Lokasi jatuhnya pesawat yang sangat sulit dijangkau dengan kendaraan darat membuat pemerintah setempat segera mengirimlan helikopter untuk melacak lokasi jatuhnya pesawat tersebut.