Beberapa hari yang lalu sempat melihat langsung kemegahan pesawat Airbus yang baru dan super besar A380 di bandara Internasional Changi, Singapura. Benar-benar sebuah masterpiece yang sulit dinalar buat orang awam seperti saya. Bagaimana benda sebesar dan seberat itu bisa terbang?

Pesawat tersebut terlihat parkir hanya di terminal 3 bandara yang baru saja dibuka. Memang lebih luas dan desain arsitekturnya lebih modern. Dikarenakan jadwal connecting flight saya yang cukup ‘nyaman’, harus menunggu 6 jam untuk transfer, maka waktu yang panjang tersebut saya gunakan untuk menikmati terminal 3 bandara Changi. Vendor yang membuka outlet memang lebih berkelas, selain material interiornya lebih baik dan rapi.

Walaupun begitu dengan adanya melemahnya nilai USD terhadap mata uang SGD beberapa bulan yang lalu tetap saja telah merubah image saya bahwa harga barang di Changi lebih murah tidak lagi berlaku. Justru sekarang terasa sangat mahal dibanding apa yang bisa kita beli di Jakarta.
Bahkan hingga harga produk Apple sekalipun.

Fantastis memang bahwa 6 jam tidak membuat saya bosan, tetapi rasa lelah tetap saja menghinggapi. Banyak hal yang bisa kita lakukan di Changi.